Tiongkok Menerapkan Standar Daya Tahan Mobil yang Lebih Ketat untuk Membatasi Peluncuran yang Tergesa-gesa

14

Tiongkok secara signifikan memperketat peraturan mengenai peluncuran mobil baru, menuntut pengujian ketahanan yang lebih ekstensif sebelum kendaraan memasuki pasar. Langkah ini menjawab kekhawatiran yang berkembang bahwa beberapa produsen mobil mengabaikan langkah-langkah penelitian dan pengembangan penting untuk mendapatkan keunggulan kompetitif, yang berpotensi membahayakan keselamatan dan kualitas jangka panjang.

Peraturan Baru dan Persyaratan Pengujian

Efektif Januari 2027, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) akan mewajibkan semua kendaraan berbahan bakar bensin dan solar untuk membuktikan ketahanannya melebihi 30.000 kilometer. Mobil listrik, hibrida plug-in, dan sel bahan bakar (“kendaraan energi baru”) harus menunjukkan ketahanan setidaknya dalam jarak 15.000 kilometer. Ini merupakan peningkatan substansial dari standar sebelumnya, yang memungkinkan beberapa produsen mengabaikan atau mempersingkat pengujian dalam kondisi sulit seperti suhu ekstrem dan ketinggian.

Mengapa Ini Penting

Pergeseran ini terjadi ketika produsen mobil Tiongkok dengan cepat memperluas jajaran model mereka, terkadang melampaui merek internasional yang sudah mapan dalam hal fitur dan harga yang terjangkau. Namun, para kritikus berpendapat bahwa pertumbuhan ini dicapai sebagian melalui berkurangnya investasi penelitian dan pengembangan, yang berpotensi menyebabkan konsumen terpapar pada kendaraan yang belum teruji.

Aturan baru ini dapat memperpanjang umur mobil Tiongkok dan mengurangi jumlah model yang dirilis.

Tindakan MIIT menandakan pergeseran prioritas yang jelas ke arah kualitas dan keandalan. Peraturan tersebut juga akan menerapkan verifikasi yang lebih ketat terhadap kemampuan penelitian dan pengembangan serta meningkatkan pemeriksaan keamanan perangkat lunak otomotif. Langkah ini dapat memberikan keuntungan bagi merek-merek Jepang, Eropa, dan AS, yang biasanya berinvestasi lebih besar dalam pengembangan produk.

Potensi Konsekuensi

Meskipun standar baru ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen, hal ini juga dapat menyebabkan harga mobil lebih tinggi karena produsen menyesuaikan diri dengan kenaikan biaya pengujian. Peraturan tersebut dapat memperlambat laju peluncuran model baru, namun pada akhirnya bertujuan untuk menciptakan pasar otomotif yang lebih berkelanjutan dan dapat dipercaya di Tiongkok.

Dampak jangka panjangnya akan bergantung pada seberapa efektif peraturan tersebut ditegakkan dan apakah produsen mobil beradaptasi dengan berinvestasi pada prosedur pengujian yang lebih ketat.