Mercedes Memperbarui GLC Pembakaran dengan Kisi-kisi Baru yang Berani Menjelang Transisi EV Penuh

15

Mercedes-Benz memberikan penyegaran visual yang signifikan pada SUV dan Coupe GLC bertenaga bensin, terutama dengan gril yang jauh lebih besar, mencerminkan isyarat desain dari rekanan GLC yang sepenuhnya listrik. Pembaruan ini menunjukkan bahwa pembuat mobil tersebut yakin akan adanya permintaan yang terus berlanjut untuk model pembakaran internal bahkan ketika perusahaan tersebut secara agresif mendorong menuju elektrifikasi.

Perubahan Desain: Pernyataan yang Lebih Keras

GLC yang direvisi akan menampilkan bumper, lampu depan, dan lampu berjalan siang hari (DRL) berbentuk bintang yang diperbarui, yang kini menonjol pada model seperti E-Class. Namun, perubahan paling mencolok terjadi pada gril. Berbeda dengan BMW yang mendesain ulang X3 secara ekstensif agar selaras dengan iX3 listrik, pendekatan Mercedes terhadap mesin pembakaran GLC lebih fokus: bagian depan lebih berani dan mengesankan.

Kisi-kisi baru menggabungkan palang horizontal dan bingkai yang menonjol, memanjang lebih jauh ke bawah fasia depan dibandingkan model saat ini. Elemen desain ini, pertama kali diperkenalkan pada GLC listrik, adalah bagian dari strategi Mercedes yang lebih luas untuk menyatukan estetika kendaraannya di seluruh jajaran produk pembakaran dan listrik. Langkah ini menandakan upaya untuk memastikan mesin bensin GLC tidak tampak ketinggalan jaman jika dibandingkan dengan saudaranya, EV.

Powertrain Hibrida dan AMG Future

Meskipun ICE GLC berbagi platform dengan versi listriknya, ICE GLC akan sangat bergantung pada tenaga hibrida untuk versi masa depan, termasuk versi AMG berperforma tinggi. Powertrain hybrid plug-in 2.0 liter kontroversial GLC63 saat ini (menghasilkan 671 hp) dijadwalkan untuk diganti. Mercedes sedang mempertimbangkan hybrid inline-six dari E53 (603 hp) atau kemungkinan mesin V8 flat-plane baru untuk performa yang lebih baik.

Pembaruan ini menggarisbawahi pendekatan pragmatis dari Mercedes: terus menyempurnakan model pembakaran sekaligus mempercepat transisi ke kendaraan listrik. Strategi ini mengakui bahwa banyak konsumen masih lebih memilih bahan bakar bensin, meskipun adopsi kendaraan listrik meningkat.

Waktu dan Implikasi

GLC pembakaran yang diperbarui diharapkan tiba sebagai kendaraan model tahun 2027. Perubahan tersebut bersifat strategis, bertujuan untuk menjaga versi ICE tetap kompetitif sementara Mercedes meningkatkan produksi GLC yang sepenuhnya listrik. Langkah ini menimbulkan pertanyaan tentang kelangsungan jangka panjang mesin pembakaran dalam portofolio merek tersebut, namun untuk saat ini, Mercedes memastikan model bensinnya tetap relevan secara visual.