Bentley siap untuk meluncurkan kendaraan listrik penuh pertamanya sebelum akhir tahun 2026, dan bukti menunjukkan model tersebut akan diberi nama “Barnato.” Pengajuan merek dagang di Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris sangat mengindikasikan pilihan ini. Nama tersebut diberikan untuk menghormati Woolf Barnato, tokoh penting dalam sejarah awal Bentley yang tidak hanya menyelamatkan perusahaan dari keruntuhan finansial pada tahun 1925 tetapi juga membawa merek tersebut meraih tiga kemenangan berturut-turut di 24 Hours of Le Mans.
Warisan Woolf Barnato
Kisah Barnato lebih dari sekedar kesuksesan otomotif; ini adalah kisah ambisi dan keberanian. Mewarisi kekayaan pertambangan berlian, ia mengakuisisi Bentley pada tahun 1925 dan, setahun kemudian, turun tangan untuk menyelamatkan produsen mobil yang sedang kesulitan tersebut, dengan menjadi ketuanya. Di bawah kepemimpinannya, Bentley memproduksi model ikonik seperti Speed Six dan Blower Bentley supercharged, memperkuat reputasinya dalam hal performa dan kemewahan.
Selain bisnis, Barnato adalah seorang pembalap yang bersemangat. Dia memenangkan Le Mans tiga kali antara tahun 1928 dan 1930, mengukuhkan dominasi Bentley dalam balap ketahanan. Prestasinya yang paling berani adalah tantangan berkecepatan tinggi melawan kereta mewah Prancis Le Train Bleu pada tahun 1930. Barnato terkenal karena bertaruh bahwa ia dapat mengalahkan kereta tersebut hingga ke London, dan ia berhasil dengan selisih waktu empat menit, meskipun dikenakan denda karena ngebut dari otoritas Prancis. Aksi ini membawa publisitas besar bagi Bentley dan menginspirasi penciptaan “Blue Train Special”—Speed Six yang dimodifikasi untuk merayakan kemenangannya.
Bukti Merek Dagang & Rencana Masa Depan
Pengajuan merek dagang untuk “Barnato” mencakup “kendaraan bermotor dan suku cadangnya”, termasuk kendaraan listrik, kabel pengisi daya, dan stasiun. Detail ini memungkinkan Bentley memilih nama ini untuk kendaraan listrik pertamanya, terutama mengingat terbatasnya fokus merek tersebut pada elektrifikasi. Meskipun Bentley juga mengajukan merek dagang untuk “Torcal” di Eropa dan Inggris, “Barnato” muncul di ketiga pasar utama.
Khususnya, CEO Bentley Frank-Steffen Walliser telah mengesampingkan kebangkitan nama “Mulsanne” untuk model masa depan, meskipun memiliki arti historis. Hal ini menunjukkan adanya pergeseran yang disengaja untuk menghormati tokoh-tokoh yang membentuk identitas dasar merek dibandingkan hanya mengandalkan nama produk masa lalu.
Keputusan untuk menamai kendaraan listrik pertama Bentley dengan nama Woolf Barnato merupakan sebuah pengakuan strategis terhadap warisan perusahaan, memperkuat komitmennya terhadap performa dan kemewahan saat memasuki era listrik.
Faktor bentuk SUV kecil, yang dikonfirmasi oleh foto mata-mata, selaras dengan tren pasar saat ini sekaligus menyediakan kanvas untuk meneruskan warisan merek Bentley. Pengungkapan resminya diharapkan terjadi akhir tahun ini, mengonfirmasi apakah “Barnato” memang akan menjadi nama model penting ini.
