Volvo telah memasuki kembali pasar Tiongkok dengan versi terbaru dari SUV listrik EX30, yang kini dijual dengan harga lebih kompetitif yakni 159.800 yuan (sekitar $23.200 USD). Peluncuran ini menyusul penarikan kembali secara global pada awal tahun ini atas lebih dari 40.000 kendaraan EX30 karena risiko baterai terlalu panas, sebuah situasi yang juga melibatkan perselisihan hukum yang signifikan antara perusahaan induk Volvo, Geely, dan pemasok baterai Sunwoda.
Revisi Daftar dan Harga
EX30 2026 tersedia dalam tiga konfigurasi:
- RWD Plus: 159.800 yuan ($23.200 USD)
- RWD Long Range Ultra: 189.800 yuan ($27.500 USD)
- Performa AWD Ultra: 209.800 yuan ($30.400 USD)
Pengenalan model RWD Plus merupakan perubahan paling signifikan. Ini menggantikan varian RWD Core yang dihentikan produksinya dan dilengkapi dengan peningkatan seperti bantuan pengemudi Pilot Assist, bantuan penjaga jalur, pintu belakang elektrik, sunroof panoramik, pengisian daya nirkabel, dan sistem audio Harman Kardon – semuanya tetap mempertahankan jangkauan CLTC RWD Core yang asli sejauh 410 km.
Masalah Baterai dan Tindakan Hukum
Waktu peluncuran kembali ini sangat penting. Volvo mengeluarkan penarikan global pada bulan Februari karena potensi kebakaran baterai. Insiden ini mengungkap kerentanan dalam rantai pasokan, dimana Geely sebelumnya menggugat Sunwoda hingga 2,31 miliar yuan atas risiko kebakaran. Gugatan tersebut kemudian diselesaikan sebesar 608 juta yuan, namun menyoroti tekanan industri terhadap keamanan dan kontrol kualitas kendaraan listrik.
Opsi Performa dan Jangkauan
EX30 menawarkan tiga opsi powertrain:
- RWD Motor Tunggal: 200 kW (268 hp)
- RWD Plus: Jangkauan CLTC 410 km, 0-100 km/jam dalam 5,7 detik, pengisian daya 10-80% dalam 26 menit.
- RWD Long Range Ultra: Jangkauan CLTC 590 km, 0-100 km/jam dalam 5,3 detik, pengisian daya 10-80% dalam 28 menit.
- AWD Performance Ultra: 315 kW (422 hp), 0-100 km/jam dalam 3,6 detik, jangkauan CLTC 540 km, pengisian daya 10-80% dalam 28 menit.
Harga EX30 yang diperbarui dan peningkatan fitur menunjukkan bahwa Volvo merespons tekanan pasar sekaligus mengatasi masalah keselamatan. Pasar kendaraan listrik Tiongkok sangat kompetitif, dan harga masuk yang lebih rendah dapat menarik pembeli yang sebelumnya ragu-ragu karena penarikan produk sebelumnya.
