BMW secara resmi telah mengumumkan model i3 Touring (wagon) baru, melengkapi sedan i3 mendatang yang akan diluncurkan akhir tahun ini. Hal ini menandai langkah maju yang signifikan dalam strategi “Neue Klasse” produsen mobil tersebut, yang bertujuan memadukan tenaga listrik dan pembakaran tradisional dalam satu platform terpadu. Konfirmasi tersebut menunjukkan bahwa BMW tidak meninggalkan model bodi populer seperti wagon, meskipun industri sudah beralih ke SUV.
Strategi Neue Klasse: Lebih Dari Sekadar Listrik
Pengenalan Neue Klasse bisa dibilang salah satu langkah terbesar yang dilakukan BMW dalam beberapa dekade. Meluncurkan era baru ini dengan SUV iX3 dan sedan i3 masuk akal dari sudut pandang bisnis, karena model-model ini termasuk yang paling penting dalam jajaran produsen mobil Jerman. Untungnya, BMW tidak mengabaikan gaya bodi lain yang membantu mendefinisikan merek tersebut.
Selama presentasi i3, BMW menggoda varian wagon yang serasi—yang disebut model Touring. Meskipun perusahaan hanya membagikan satu teaser bayangan, kami telah membuat rendering seperti apa i3 Touring nantinya. Dan itu terlihat tajam.
Yang Kami Ketahui Tentang Tur i3
CEO BMW Oliver Zipse secara eksplisit menyatakan bahwa Touring akan menarik bagi pelanggan bisnis dan keluarga, menekankan popularitas historisnya. Meskipun powertrain pastinya masih belum dikonfirmasi, kemungkinan besar pembeli akan memiliki pilihan antara mesin listrik dan pembakaran. Ini berarti gerbong i3 yang sepenuhnya elektrik dan gerbong Seri 3 bertenaga bensin tradisional, keduanya memiliki gaya eksterior yang serupa tetapi berbeda secara mekanis.
Satu hal kecil yang menjadi spekulasi seputar jendela belakang: apakah wagon Seri 3 berikutnya akan mempertahankan jendela belakang yang dapat dibuka secara terpisah (saat ini ditampilkan pada wagon Seri 5 terbaru). Fitur ini saat ini tersedia pada wagon Seri 3 saat ini, namun apakah generasi berikutnya akan tetap mempertahankannya masih harus dilihat.
Masa Depan Gerobak Berkinerja Tinggi: M3
Kembalinya gaya bodi wagon bukan hanya soal kepraktisan; itu juga membuka pintu bagi wagon M3 generasi berikutnya yang potensial. Gerobak G81 M3 saat ini telah sukses, membuat versi lanjutannya sangat mungkin terjadi. Sedan M3 generasi berikutnya sudah dalam pengembangan, dengan rencana untuk mesin enam silinder tradisional dan drivetrain listrik sepenuhnya—apakah hal yang sama berlaku untuk wagon M3 masih belum pasti.
Garis Waktu dan Ketersediaan
Sedan i3 dijadwalkan dirilis pada musim gugur 2026, diikuti oleh Seri 3 bertenaga bensin segera setelahnya. Harapkan model wagon akan tiba sekitar tahun 2027.
Kebangkitan kembali model wagon ini menggarisbawahi komitmen BMW untuk menawarkan beragam pilihan di luar tren SUV, memberikan pelanggan pilihan yang lebih praktis dan serbaguna.
Konfirmasi i3 Touring merupakan pertanda baik bagi para penggemar wagon, memastikan bahwa BMW terus melayani pasar yang menghargai fungsionalitas dan gaya.


















