Land Rover telah secara resmi mengkonfirmasi bahwa model kompak Defender yang telah lama dinanti-nantikan sedang dalam tahap pengembangan, dengan rencana untuk powertrain serba listrik dan fokus pada mempertahankan kemampuan inti off-road merek tersebut. Kendaraan ini dimaksudkan untuk memperluas jajaran Defender menjadi sub-merek yang lengkap, memposisikannya sebagai penawaran gaya hidup premium bersama dengan model ukuran penuh yang sudah ada.
Memperluas Keluarga Pembela
Direktur merek Land Rover, Mark Cameron, menyatakan bahwa pengembangan Defender yang lebih kecil sudah “sangat maju”. Model baru ini akan menjadi yang kedua dalam jajaran Defender yang sedang berkembang, mencerminkan strategi Range Rover dalam menawarkan kendaraan berbeda di bawah satu merek yang dapat dikenali. Tujuannya adalah untuk menjadikan Defender sebagai merek gaya hidup mewah dengan portofolio yang melampaui penawaran saat ini.
Powertrain dan Kemampuan Listrik
Defender kompak ini diharapkan menggunakan platform Electric Modular Architecture (EMA) Jaguar Land Rover, yang berarti akan sepenuhnya bertenaga listrik. Pengaturan motor ganda dan penggerak semua roda diharapkan dapat memberikan kinerja substansial sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Meskipun spesifikasinya masih dirahasiakan, kendaraan ini diperkirakan memiliki panjang sekitar 177 inci – sedikit lebih besar dari Ford Bronco Sport dan ukurannya sebanding dengan G-Class bayi Mercedes-Benz yang akan datang.
Meskipun memiliki tapak yang lebih kecil dan bersifat listrik, Land Rover menekankan bahwa Defender kompak akan mempertahankan DNA merek tersebut. Cameron bersikeras untuk mempertahankan kemampuan tangguh yang menjadi ciri nama Defender, memastikannya tidak sekadar menjadi SUV generik lainnya.
Pertumbuhan Merek Strategis
Land Rover membayangkan perluasan sub-merek Defender dalam jangka panjang, dengan rencana memperluas “tujuh hingga 10 tahun ke depan” untuk membangun portofolio komprehensif kendaraan yang berfokus pada off-road. Langkah ini mencerminkan tren industri yang lebih luas di mana merek-merek ikonik seperti Land Rover dan Mercedes-Benz memanfaatkan daya tarik versi model khas mereka yang lebih kecil dan lebih mudah diakses.
Menawarkan titik masuk yang lebih terjangkau ke dunia Defender dapat memperluas jangkauan merek, menarik basis peminat yang lebih luas tanpa mengorbankan identitas intinya. Langkah ini menandakan pergeseran strategis menuju branding gaya hidup mewah sambil tetap setia pada warisan off-road Defender.
Pengembangan Defender kompak ini menunjukkan komitmen Land Rover untuk memperluas portofolionya sambil mempertahankan reputasi ikonik merek tersebut dalam hal kemampuan tangguh dan daya tarik kemewahan.


















