Lompatan Listrik Ferrari: Interior dan Teknologi Luce Terungkap

7

Ferrari melangkah ke masa depan listrik dengan Luce, model listrik penuh pertamanya, dan merek asal Italia tersebut membuat pernyataan. Kendaraan mendatang ini, yang akan diluncurkan pada bulan Mei, bukan hanya sekedar perubahan powertrain – ini adalah perombakan total filosofi interior Ferrari, memadukan warisan budaya dengan teknologi mutakhir.

Interior Retro-Futuristik

EV pertama Ferrari membuang kompleksitas interior masa kini yang sering dikritik demi estetika yang lebih ramping dan penuh nostalgia. Roda kemudi Luce mengambil inspirasi dari roda Nardi yang ikonik pada tahun 1950an dan 60an, menampilkan aluminium terbuka dan kontrol tombol yang disederhanakan – sebuah langkah yang disengaja untuk terhubung kembali dengan akar merek tersebut.

Dasbornya dilengkapi binnacle unik yang langsung menempel di kolom kemudi, menampilkan layar OLED dalam efek 3D berlapis yang menyesuaikan dengan posisi pengemudi. Layar tengah, dipasang pada ball-and-socket, berputar antara pengemudi dan penumpang, dilengkapi dengan jam “multigraf” mekanis yang terintegrasi ke dalam antarmuka layar sentuh untuk memberikan nuansa sentuhan lama dan baru.

Pengaruh Apple di Balik Layar

Ferrari berkolaborasi dengan LoveFrom, sebuah firma desain yang didirikan bersama oleh mantan guru desain Apple, Sir Jony Ive dan Marc Newson, untuk membentuk kembali pengalaman interior. Pengaruhnya melampaui desain fisik, dengan antarmuka digital yang juga meminjam isyarat dari pendekatan ramah pengguna Apple. Bahkan selektor kunci dan penggeraknya pun futuristik, dibuat dari bahan kaca-kristal dengan layar e-ink yang berubah berdasarkan penggunaan.

Performa dan Teknologi di Balik Terpal

Luce ditenagai oleh empat motor listrik independen, menghasilkan lebih dari 1.000 tenaga kuda dan torsi luar biasa 11.500 Nm dalam mode Peluncuran. Akselerasi dari 0 hingga 62 mph hanya membutuhkan waktu 2,5 detik, dengan kecepatan tertinggi 193 mph. Teknologi Formula Satu Ferrari menginformasikan desain e-motor kompak, menggunakan pendingin air dan resin konduktivitas termal untuk mengelola panas.

Perangkat pemutus dapat memisahkan motor depan untuk efisiensi, mengaktifkan atau menonaktifkan dalam 500 milidetik. Vektor torsi semakin meningkatkan kelincahan, sementara tiga mode berkendara (Range, Tour, Performance) menyesuaikan penyaluran tenaga dan kontrol traksi. Dayung perpindahan gigi yang unik mensimulasikan pergantian gigi, menambah pengalaman berkendara yang menarik.

Suara dan Keberlanjutan

Ferrari telah merancang suara unik untuk Luce dengan memperkuat getaran dari e-axle belakang, mirip dengan pickup gitar listrik. Sasisnya dibuat dari aluminium daur ulang, sehingga mengurangi emisi CO2 sebesar 6,7 ton per kendaraan. Baterai 122kWh menyediakan jangkauan lebih dari 330 mil, dengan kecepatan pengisian hingga 350kW.

Bentuk Ferrari Baru

Luce tidak akan menjadi supercar tradisional. Penelitian Ferrari menunjukkan bahwa powertrain listrik paling cocok untuk model yang lebih serbaguna seperti SUV Purosangue, yang menawarkan desain empat pintu dan empat tempat duduk yang menyeimbangkan performa dan kepraktisan. Prototipenya mengisyaratkan sayap melebar dan bumper depan yang agresif untuk mengoptimalkan aliran udara.

Kesimpulannya, Ferrari Luce mewakili langkah berani bagi merek asal Italia tersebut, memadukan warisan balapnya dengan powertrain listrik yang berpikiran maju dan interior yang didesain ulang secara radikal. Dengan merangkul nostalgia dan inovasi, Ferrari bertujuan untuk mendefinisikan kembali pengalaman kendaraan listrik sambil tetap setia pada nilai-nilai inti yaitu performa, kemewahan, dan eksklusivitas.