Stellantis menarik kembali 44.000 kendaraan di Inggris karena cacat desain yang menimbulkan risiko kebakaran. Penarikan kembali ini berdampak pada mobil yang diproduksi antara tahun 2023 dan 2026, di berbagai merek, termasuk Alfa Romeo, Citroën, DS, Fiat, Jeep, Lancia, Opel-Vauxhall, dan Peugeot. Hal ini merupakan bagian dari penarikan global yang lebih besar yang berdampak pada sekitar 700.000 kendaraan di seluruh dunia.
Permasalahan: Resapan Air dan Resiko Kebakaran
Masalahnya berasal dari jarak yang tidak mencukupi antara pipa filter partikulat bensin (GPF) dan tutup pelindung tiang generator starter. Saat air memasuki ruang mesin—hal yang biasa terjadi di iklim basah—hal ini dapat menyebabkan percikan api listrik, menyebabkan panas berlebih, dan, dalam kasus yang parah, kebakaran. Masalah ini memengaruhi kendaraan yang dilengkapi dengan powertrain hybrid ringan 1,2 liter, sebuah teknologi yang digunakan Stellantis di banyak modelnya saat ini.
Risikonya tidak bersifat teoritis: kombinasi air, komponen listrik, dan panas menciptakan situasi berbahaya. Produsen mobil secara hukum berkewajiban untuk segera mengatasi jenis cacat ini, karena kegagalan dalam melakukan hal ini dapat mengakibatkan konsekuensi yang parah, termasuk tuntutan hukum dan sanksi peraturan.
Cara Mengatasinya: Kunjungan Dealer Cepat
Stellantis UK menyatakan perbaikan memakan waktu sekitar 30 menit. Teknisi akan memasang kembali tutup pelindung tiang pada starter-generator dan memverifikasi jarak antara pipa GPF dan tutupnya. Jika jarak bebasnya tidak mencukupi, pipa akan diubah posisinya atau diganti.
Pelanggan dihubungi langsung oleh Stellantis untuk menjadwalkan janji temu di dealer terdekat. Jika Anda memiliki kendaraan dari model tahun yang terpengaruh, disarankan untuk menghubungi dealer Anda secara proaktif.
Model Hilang dan Skala Global
Meskipun pemberitahuan penarikan kembali telah dipublikasikan untuk beberapa merek (Peugeot, Citroën, DS Automobiles, Vauxhall), laporan menunjukkan bahwa model Alfa Romeo, Fiat, dan Jeep juga merupakan bagian dari aksi global. Perbedaan ini menimbulkan pertanyaan apakah semua pemilik yang terkena dampak diberi tahu secara merata dan segera.
“Mengutamakan keselamatan dan kepuasan pelanggan, Stellantis secara sukarela menarik kembali 44.000 kendaraan di Inggris karena potensi masalah terkait jarak antara pipa filter partikulat bensin (GPF) dan generator starter sabuk (BSG).” – Stellantis Inggris
Penarikan kembali ini menyoroti meningkatnya kompleksitas sistem kendaraan modern. Mesin hybrid ringan, meskipun lebih hemat bahan bakar, menimbulkan titik kegagalan baru, seperti sambungan listrik antara mesin dan baterai.
Skala penarikan ini—700.000 mobil secara global—menunjukkan bahwa pabrikan besar sekalipun pun tidak kebal terhadap cacat desain. Insiden ini menggarisbawahi pentingnya pengendalian kualitas yang berkelanjutan dan langkah-langkah keselamatan proaktif dalam industri otomotif.


















