Mobil Seni Korea Ferrari: Perpaduan Kecepatan dan Tradisi

6

Ferrari telah meluncurkan 12Cilindri yang unik, dibuat dengan cermat bekerja sama dengan seniman Korea Selatan. Proyek ini menunjukkan dedikasi merek terhadap personalisasi ekstrem, menggabungkan teknik berkinerja tinggi dengan visi artistik yang unik. Ini bukan hanya sebuah mobil; ini adalah kanvas bergulir tempat kekuatan otomotif bertemu dengan identitas budaya.

Kolaborasi: Menjembatani Benua

Proses desain berlangsung hampir dua tahun, menyatukan talenta dari Eropa, Amerika Utara, dan Korea. Empat artis Korea – Daehye Jeong, Hyunhee Kim, GrayCode & Jiiiiin, dan TaeHyun Lee – bekerja bersama Ferrari’s Styling Center dan tim editorial dari Cool Hunting. Kurator JaeEun “Jane” Lee mempelopori upaya ini, memastikan perpaduan yang kohesif antara presisi mekanis dan ekspresi artistik.

Hasil Akhir Yoonseul: Spektrum yang Bergeser

Fitur mobil yang paling mencolok adalah cat warna-warni Yoonseul khusus. Terinspirasi oleh keramik Celadon Korea dan energi Seoul yang semarak, hasil akhir secara dinamis berubah antara nuansa hijau, ungu, dan biru, meniru sinar matahari di atas air. Ini bukan sekedar estetika; ini adalah terjemahan visual dari konsep Korea, Yoonseul, yang berarti “bersinar di laut.”

Inovasi Interior: Seni Bulu Kuda dan Tenunan Tangan

Interiornya mewakili tingkat kemewahan baru. Seniman tekstil Daehye Jeong, penerima Loewe Foundation Craft Prize 2022, mengintegrasikan bulu kuda tenunan tangan ke dalam desain kabin. Bahan ini, diaplikasikan pada kursi, lantai, dan bahkan atap kaca (melalui sablon), menciptakan interaksi unik antara tekstur dan cahaya. Panel dasbor tenunan tangan semakin menonjolkan interiornya, menandai pertama kalinya sebuah karya seni orisinal disematkan secara permanen di dalam Ferrari.

Motif Korea yang Halus: Detail Penting

Karya Hyunhee Kim memperkenalkan material transparan, menafsirkan ulang objek tradisional Korea. Perisai Scuderia Ferrari, tutup roda, dan Cavallino Rampante diubah secara halus dengan estetika ini, begitu pula terowongan tengah dan plakat dedikasi buatan tangan dengan tulisan kaligrafi. Bahkan di bagasinya terdapat wadah penyimpanan yang dirancang khusus, termasuk kunci Ferrari yang dipesan lebih dahulu.

Pemersatu Putih: Sentuhan Terinspirasi Pernis

Pengaruh artis TaeHyun Lee terlihat pada kaliper rem putih dan tuas persneling – yang pertama untuk produksi Ferrari. Motif pemersatu ini merujuk pada interpretasi modernnya terhadap teknik pernis tradisional, sehingga menambah lapisan kedalaman budaya.

Suara untuk Dilihat: V12 sebagai Inspirasi

Duo GrayCode & Jiiiiin menerjemahkan ciri khas suara Ferrari V12 ke dalam pola visual yang diterapkan pada bodywork. Varian cat Yoonseul yang lebih gelap ini menangkap energi mentah mesin, mengubah performa menjadi pernyataan artistik.

Di Balik Terpal: Kekuatan Tanpa Kompromi

Di balik bakat artistiknya terdapat mesin yang tangguh. Mesin V12 6,5 liter yang disedot secara alami menghasilkan 830 tenaga kuda, putaran hingga 9.500 rpm, dan menghasilkan akselerasi 0–62 mph dalam waktu sekitar 3,0 detik. Kecepatan tertinggi melebihi 211 mph. Ini adalah mobil yang tampil berani seperti yang terlihat.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa Ferrari bersedia mendobrak batasan personalisasi, menciptakan tidak hanya sebuah kendaraan tetapi juga artefak budaya. Hasilnya adalah perpaduan menakjubkan antara teknik otomotif dan ekspresi artistik, yang menawarkan gambaran sekilas masa depan kemewahan yang dipesan lebih dahulu.