Pasar SUV kompak bersiap menghadapi persaingan baru saat Omoda memperkenalkan detail Omoda 4 yang akan datang. Memulai debutnya di Beijing Auto Show, model baru ini dirancang untuk menjadi basis jajaran Omoda, diposisikan di bawah model Omoda 5, 7, dan 9. Meskipun Omoda belum mencapai tingkat penetrasi pasar yang sama di Inggris seperti merek saudaranya, Jaecoo, peluncuran Omoda 4 merupakan langkah strategis untuk menangkap pasar SUV segmen B yang sangat diperebutkan.
Performa dan Efisiensi Hibrida
Omoda 4 akan tiba di Inggris akhir tahun ini dengan menampilkan powertrain “full hybrid SHS-H”. Sistem ini, yang telah digunakan pada Omoda 5 dan Jaecoo 7, dibangun dengan mesin empat silinder 1,5 liter turbocharged.
Spesifikasi teknis utama meliputi:
– Integrasi Listrik: Motor listrik kecil yang dipasangkan dengan baterai 1,83kWh.
– Transmisi: Transmisi hybrid khusus (DHT) yang mengarahkan tenaga ke roda depan.
– Logika Operasional: Mirip dengan sistem hybrid Toyota, mesin bensin bertanggung jawab untuk mengisi ulang baterai selama pengoperasian.
Meskipun sistem ini tidak ditujukan untuk pengendaraan listrik dalam waktu lama, sistem ini menawarkan lompatan signifikan dalam penghematan bahan bakar. Sebagai perbandingan, pengaturan hybrid Omoda 5 menghasilkan sekitar 52,2mpg, peningkatan substansial dibandingkan 34,5mpg yang terlihat pada versi bensin saja.
Keserbagunaan Platform dan Pilihan Listrik Masa Depan
Omoda 4 berbagi platform T1X dengan Omoda 5, sebuah keputusan yang memungkinkan efisiensi produksi dan komponen bersama yang lebih besar. Fondasi modular ini juga membuka jalan bagi versi listrik sepenuhnya—kemungkinan akan diberi merek sebagai Omoda E4 —yang akan berdampingan dengan Omoda E5 yang sudah ada.
“Premium Terjangkau” vs. Harga Anggaran
Meskipun merupakan model entry-level dalam kisaran tersebut, Omoda menghindari “perlombaan ke bawah” dalam hal harga. Meskipun Omoda 4 akan lebih terjangkau daripada Omoda 5 (yang dimulai dari £25.915), merek tersebut bermaksud untuk mempertahankan posisi pasar tertentu.
“Omoda 4 tidak akan semurah itu, karena menurut saya kami tidak hanya ingin membuat produk dengan harga terendah. Ini bukan filosofi kami,” kata Victor Zhang, Country Manager Omoda di Inggris.
Pendekatan ini sejalan dengan filosofi merek “premium terjangkau”. Daripada bersaing hanya pada harga stiker terendah, Omoda bertujuan untuk menyediakan fitur-fitur kelas atas dan gaya khas dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan merek-merek mewah tradisional.
Desain dan Inovasi Interior
Untuk membedakan dirinya dari rival mapan seperti Nissan Juke, Omoda 4 sangat mengandalkan estetika yang berani, agresif, dan interior yang berfokus pada teknologi:
- Eksterior: Desain bersudut dan tajam yang mengambil inspirasi visual dari kendaraan berperforma tinggi seperti Lamborghini Urus.
- The “Starship Cockpit”: Konsep interior yang menampilkan layar sentuh tengah yang besar dan tombol start flip-up yang terinspirasi dari jet tempur.
- Integrasi Gaya Hidup: Untuk mendukung teknologi konsumen modern, konsol tengah dilengkapi stasiun dok khusus untuk Nintendo Switch.
Kesimpulan
Omoda 4 merupakan upaya strategis untuk menembus segmen SUV kompak dengan memadukan efisiensi hybrid dengan desain berkonsep tinggi. Dengan berfokus pada “premium yang terjangkau” dan bukan harga murah, Omoda memposisikan dirinya sebagai penantang gaya hidup yang berorientasi pada pesaing-pesaing mapan di Eropa dan Jepang.


















